Jon E8
Member
Eksfoliasi wajah sering disebut sebagai kunci kulit terlihat lebih cerah dan halus. Tapi di sisi lain, banyak juga yang bingung soal durasinya. Terlalu singkat takut kurang maksimal, terlalu lama malah bikin kulit tidak nyaman. Kamu pernah merasa wajah jadi perih atau kemerahan setelah eksfoliasi? Bisa jadi durasi dan frekuensinya belum pas. Yuk, kita cari tahu bareng soal waktu eksfoliasi yang tepat untuk kulit.
Kenapa Eksfoliasi Itu Penting
Setiap hari, kulit kita bekerja keras melindungi diri dari debu, polusi, dan sinar matahari. Sel kulit mati pun terus menumpuk di permukaan. Eksfoliasi membantu mengangkat sel sel ini agar kulit terlihat lebih segar.
Dalam kehidupan sehari hari, efeknya terasa saat wajah tampak kusam meski sudah rajin cuci muka. Setelah eksfoliasi yang tepat, biasanya kulit terasa lebih halus dan produk skincare lebih mudah menyerap.
Durasi Eksfoliasi Wajah yang Ideal
Untuk eksfoliasi fisik seperti scrub wajah, durasi yang disarankan biasanya cukup singkat. Sekitar 30 detik hingga 1 menit dengan gerakan lembut sudah cukup. Tidak perlu digosok lama lama karena tujuan utamanya hanya mengangkat sel kulit mati, bukan membersihkan seperti sabun.
Bayangkan saat mencuci piring yang sedikit berminyak. Menggosok terlalu keras justru bisa merusak permukaan piring. Prinsipnya sama dengan kulit wajah.
Bagaimana dengan Eksfoliasi Kimia
Eksfoliasi kimia biasanya menggunakan produk cair atau gel yang dibiarkan di wajah beberapa menit. Waktu diamnya berbeda beda tergantung produk dan jenis kulit. Ada yang cukup 5 menit, ada juga yang bisa dibiarkan lebih lama sesuai petunjuk.
Dalam rutinitas mingguan, banyak orang memilih melakukannya di malam hari agar kulit punya waktu istirahat. Yang penting, ikuti petunjuk pemakaian dan perhatikan reaksi kulit setelahnya.
Frekuensi Juga Tidak Kalah Penting
Selain durasi, frekuensi eksfoliasi juga sering jadi sumber masalah. Eksfoliasi terlalu sering bisa membuat kulit kehilangan kelembapannya. Umumnya, satu hingga dua kali seminggu sudah cukup untuk kebanyakan orang.
Contoh nyatanya, ada yang merasa kulit makin berminyak atau sensitif karena terlalu sering eksfoliasi. Padahal, kulit sebenarnya sedang berusaha melindungi diri dengan memproduksi lebih banyak minyak.
Kenali Sinyal dari Kulit
Kulit biasanya memberi tanda kalau eksfoliasi terlalu lama atau terlalu sering. Rasa perih, kemerahan berkepanjangan, atau kulit terasa kering adalah sinyal yang perlu diperhatikan.
Kalau setelah eksfoliasi wajah terasa nyaman dan terlihat segar, itu pertanda durasi dan caranya sudah sesuai. Tapi kalau muncul rasa tidak nyaman, sebaiknya evaluasi lagi.
Menyesuaikan dengan Jenis Kulit
Setiap orang punya kondisi kulit yang berbeda. Kulit sensitif biasanya butuh durasi lebih singkat dan frekuensi lebih jarang. Sementara kulit berminyak mungkin lebih toleran, tapi tetap tidak perlu berlebihan.
Dalam keseharian, menyesuaikan eksfoliasi dengan kondisi kulit saat itu juga penting. Saat kulit sedang lelah atau iritasi, lebih baik memberi waktu istirahat.
Eksfoliasi yang Tepat Bikin Skincare Lebih Efektif
Saat dilakukan dengan durasi yang pas, eksfoliasi membantu skincare bekerja lebih optimal. Kulit yang bersih dari sel mati lebih siap menerima serum dan pelembap.
Kalau kamu masih penasaran dan ingin tahu penjelasan yang lebih detail soal durasi dan penyesuaian dengan jenis kulit, kamu bisa baca artikel berapa lama eksfoliasi wajah yang tepat untuk kulitmu. Siapa tahu setelah itu, rutinitas eksfoliasimu jadi lebih nyaman dan hasilnya pun terasa lebih maksimal.
Kenapa Eksfoliasi Itu Penting
Setiap hari, kulit kita bekerja keras melindungi diri dari debu, polusi, dan sinar matahari. Sel kulit mati pun terus menumpuk di permukaan. Eksfoliasi membantu mengangkat sel sel ini agar kulit terlihat lebih segar.
Dalam kehidupan sehari hari, efeknya terasa saat wajah tampak kusam meski sudah rajin cuci muka. Setelah eksfoliasi yang tepat, biasanya kulit terasa lebih halus dan produk skincare lebih mudah menyerap.
Durasi Eksfoliasi Wajah yang Ideal
Untuk eksfoliasi fisik seperti scrub wajah, durasi yang disarankan biasanya cukup singkat. Sekitar 30 detik hingga 1 menit dengan gerakan lembut sudah cukup. Tidak perlu digosok lama lama karena tujuan utamanya hanya mengangkat sel kulit mati, bukan membersihkan seperti sabun.
Bayangkan saat mencuci piring yang sedikit berminyak. Menggosok terlalu keras justru bisa merusak permukaan piring. Prinsipnya sama dengan kulit wajah.
Bagaimana dengan Eksfoliasi Kimia
Eksfoliasi kimia biasanya menggunakan produk cair atau gel yang dibiarkan di wajah beberapa menit. Waktu diamnya berbeda beda tergantung produk dan jenis kulit. Ada yang cukup 5 menit, ada juga yang bisa dibiarkan lebih lama sesuai petunjuk.
Dalam rutinitas mingguan, banyak orang memilih melakukannya di malam hari agar kulit punya waktu istirahat. Yang penting, ikuti petunjuk pemakaian dan perhatikan reaksi kulit setelahnya.
Frekuensi Juga Tidak Kalah Penting
Selain durasi, frekuensi eksfoliasi juga sering jadi sumber masalah. Eksfoliasi terlalu sering bisa membuat kulit kehilangan kelembapannya. Umumnya, satu hingga dua kali seminggu sudah cukup untuk kebanyakan orang.
Contoh nyatanya, ada yang merasa kulit makin berminyak atau sensitif karena terlalu sering eksfoliasi. Padahal, kulit sebenarnya sedang berusaha melindungi diri dengan memproduksi lebih banyak minyak.
Kenali Sinyal dari Kulit
Kulit biasanya memberi tanda kalau eksfoliasi terlalu lama atau terlalu sering. Rasa perih, kemerahan berkepanjangan, atau kulit terasa kering adalah sinyal yang perlu diperhatikan.
Kalau setelah eksfoliasi wajah terasa nyaman dan terlihat segar, itu pertanda durasi dan caranya sudah sesuai. Tapi kalau muncul rasa tidak nyaman, sebaiknya evaluasi lagi.
Menyesuaikan dengan Jenis Kulit
Setiap orang punya kondisi kulit yang berbeda. Kulit sensitif biasanya butuh durasi lebih singkat dan frekuensi lebih jarang. Sementara kulit berminyak mungkin lebih toleran, tapi tetap tidak perlu berlebihan.
Dalam keseharian, menyesuaikan eksfoliasi dengan kondisi kulit saat itu juga penting. Saat kulit sedang lelah atau iritasi, lebih baik memberi waktu istirahat.
Eksfoliasi yang Tepat Bikin Skincare Lebih Efektif
Saat dilakukan dengan durasi yang pas, eksfoliasi membantu skincare bekerja lebih optimal. Kulit yang bersih dari sel mati lebih siap menerima serum dan pelembap.
Kalau kamu masih penasaran dan ingin tahu penjelasan yang lebih detail soal durasi dan penyesuaian dengan jenis kulit, kamu bisa baca artikel berapa lama eksfoliasi wajah yang tepat untuk kulitmu. Siapa tahu setelah itu, rutinitas eksfoliasimu jadi lebih nyaman dan hasilnya pun terasa lebih maksimal.