Jon E8
Member
Pernah tidak, kamu merasa ada model rambut yang bagus di orang lain tapi saat dicoba ke diri sendiri hasilnya terasa kurang pas? Atau bingung kenapa kacamata yang lagi tren terlihat biasa saja di wajahmu? Bisa jadi, jawabannya ada di bentuk wajah. Yuk, cari tahu bareng kenapa mengenali bentuk wajah itu penting dan bagaimana menyesuaikan gaya dengan cara yang simpel dan realistis.
Kenapa Bentuk Wajah Itu Penting?
Bentuk wajah sering kali jadi dasar dari banyak keputusan gaya, mulai dari potongan rambut, pilihan kacamata, sampai kerah baju. Saat bentuk wajah dikenali dengan baik, kita jadi lebih mudah memilih gaya yang membuat tampilan terlihat seimbang dan proporsional.
Contoh dekatnya begini. Ada teman yang terlihat segar dengan rambut pendek sebahu, tapi saat kamu mencoba, wajah malah terlihat lebih lebar. Bukan berarti gaya itu jelek, hanya saja belum tentu cocok dengan karakter wajahmu. Dari sini, mengenali bentuk wajah bisa menghemat waktu, tenaga, dan tentu saja rasa kecewa.
Cara Mengetahui Bentuk Wajah Secara Sederhana
Menentukan bentuk wajah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Kamu bisa mulai dari hal paling praktis di rumah.
Pertama, berdiri di depan cermin dan ikat rambut ke belakang agar garis wajah terlihat jelas. Perhatikan bagian dahi, pipi, dan rahang. Apakah wajahmu terlihat lebih panjang, lebar, atau seimbang?
Cara lain yang sering dipakai adalah mengukur secara kasar. Gunakan penggaris atau bahkan jari tangan untuk membandingkan lebar dahi, tulang pipi, dan rahang, serta panjang wajah dari dahi ke dagu. Tidak harus presisi, yang penting kamu mendapat gambaran umum.
Dari sini biasanya wajah bisa masuk ke beberapa kategori umum seperti oval, bulat, persegi, panjang, atau hati. Tenang saja, tidak harus pas seratus persen. Banyak orang punya kombinasi, dan itu normal.
Contoh Bentuk Wajah dan Penyesuaian Gaya
Supaya lebih kebayang, kita bahas dengan contoh sehari-hari.
Wajah oval sering disebut paling fleksibel. Mau pakai rambut pendek, panjang, atau diikat, biasanya tetap terlihat seimbang. Tapi tetap ada batasnya. Rambut yang terlalu menutup wajah bisa membuat kesan datar.
Untuk wajah bulat, tujuan gaya biasanya memberi ilusi lebih panjang. Misalnya dengan potongan rambut yang bervolume di atas atau kerah baju berbentuk V. Pernah tidak merasa wajah terlihat lebih chubby di foto? Bisa jadi karena pilihan gaya yang membuat garis wajah terlihat semakin lebar.
Wajah persegi punya garis rahang yang tegas. Ini sebenarnya kelebihan, apalagi untuk tampilan yang kuat dan percaya diri. Gaya rambut berlapis atau aksesori dengan bentuk melengkung bisa membantu menyeimbangkan kesan kaku.
Kalau wajah cenderung panjang, gaya yang menambah volume ke samping sering terasa lebih pas. Contohnya kacamata dengan frame agak lebar atau model rambut yang tidak terlalu jatuh lurus ke bawah.
Menyesuaikan Gaya Tanpa Harus Ikut Tren
Tren itu datang dan pergi, tapi kenyamanan dan kecocokan tetap nomor satu. Mengenali bentuk wajah bukan berarti membatasi diri, tapi justru membantu memilih tren mana yang layak dicoba.
Misalnya, saat tren poni sedang ramai. Daripada ikut-ikutan, kamu bisa menyesuaikan bentuk poni agar tetap selaras dengan wajah. Hasilnya, kamu tetap terlihat up to date tanpa merasa aneh saat bercermin.
Hal yang sama berlaku untuk aksesori. Anting, kacamata, bahkan topi bisa terlihat sangat berbeda tergantung bentuk wajah yang memakainya.
Yuk, Kenali Wajahmu Lebih Dalam
Pada akhirnya, mengenali bentuk wajah adalah langkah kecil yang dampaknya besar. Bukan soal mengubah diri, tapi memahami karakter alami yang sudah kamu miliki. Dari situ, memilih gaya jadi lebih menyenangkan dan percaya diri pun ikut naik.
Kalau kamu ingin panduan yang lebih detail dan terstruktur, kamu bisa lanjut baca artikel tentang cara mengetahui bentuk wajah dan tips menyesuaikan gaya supaya tidak lagi bingung saat menentukan tampilan sehari-hari.
Kenapa Bentuk Wajah Itu Penting?
Bentuk wajah sering kali jadi dasar dari banyak keputusan gaya, mulai dari potongan rambut, pilihan kacamata, sampai kerah baju. Saat bentuk wajah dikenali dengan baik, kita jadi lebih mudah memilih gaya yang membuat tampilan terlihat seimbang dan proporsional.
Contoh dekatnya begini. Ada teman yang terlihat segar dengan rambut pendek sebahu, tapi saat kamu mencoba, wajah malah terlihat lebih lebar. Bukan berarti gaya itu jelek, hanya saja belum tentu cocok dengan karakter wajahmu. Dari sini, mengenali bentuk wajah bisa menghemat waktu, tenaga, dan tentu saja rasa kecewa.
Cara Mengetahui Bentuk Wajah Secara Sederhana
Menentukan bentuk wajah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Kamu bisa mulai dari hal paling praktis di rumah.
Pertama, berdiri di depan cermin dan ikat rambut ke belakang agar garis wajah terlihat jelas. Perhatikan bagian dahi, pipi, dan rahang. Apakah wajahmu terlihat lebih panjang, lebar, atau seimbang?
Cara lain yang sering dipakai adalah mengukur secara kasar. Gunakan penggaris atau bahkan jari tangan untuk membandingkan lebar dahi, tulang pipi, dan rahang, serta panjang wajah dari dahi ke dagu. Tidak harus presisi, yang penting kamu mendapat gambaran umum.
Dari sini biasanya wajah bisa masuk ke beberapa kategori umum seperti oval, bulat, persegi, panjang, atau hati. Tenang saja, tidak harus pas seratus persen. Banyak orang punya kombinasi, dan itu normal.
Contoh Bentuk Wajah dan Penyesuaian Gaya
Supaya lebih kebayang, kita bahas dengan contoh sehari-hari.
Wajah oval sering disebut paling fleksibel. Mau pakai rambut pendek, panjang, atau diikat, biasanya tetap terlihat seimbang. Tapi tetap ada batasnya. Rambut yang terlalu menutup wajah bisa membuat kesan datar.
Untuk wajah bulat, tujuan gaya biasanya memberi ilusi lebih panjang. Misalnya dengan potongan rambut yang bervolume di atas atau kerah baju berbentuk V. Pernah tidak merasa wajah terlihat lebih chubby di foto? Bisa jadi karena pilihan gaya yang membuat garis wajah terlihat semakin lebar.
Wajah persegi punya garis rahang yang tegas. Ini sebenarnya kelebihan, apalagi untuk tampilan yang kuat dan percaya diri. Gaya rambut berlapis atau aksesori dengan bentuk melengkung bisa membantu menyeimbangkan kesan kaku.
Kalau wajah cenderung panjang, gaya yang menambah volume ke samping sering terasa lebih pas. Contohnya kacamata dengan frame agak lebar atau model rambut yang tidak terlalu jatuh lurus ke bawah.
Menyesuaikan Gaya Tanpa Harus Ikut Tren
Tren itu datang dan pergi, tapi kenyamanan dan kecocokan tetap nomor satu. Mengenali bentuk wajah bukan berarti membatasi diri, tapi justru membantu memilih tren mana yang layak dicoba.
Misalnya, saat tren poni sedang ramai. Daripada ikut-ikutan, kamu bisa menyesuaikan bentuk poni agar tetap selaras dengan wajah. Hasilnya, kamu tetap terlihat up to date tanpa merasa aneh saat bercermin.
Hal yang sama berlaku untuk aksesori. Anting, kacamata, bahkan topi bisa terlihat sangat berbeda tergantung bentuk wajah yang memakainya.
Yuk, Kenali Wajahmu Lebih Dalam
Pada akhirnya, mengenali bentuk wajah adalah langkah kecil yang dampaknya besar. Bukan soal mengubah diri, tapi memahami karakter alami yang sudah kamu miliki. Dari situ, memilih gaya jadi lebih menyenangkan dan percaya diri pun ikut naik.
Kalau kamu ingin panduan yang lebih detail dan terstruktur, kamu bisa lanjut baca artikel tentang cara mengetahui bentuk wajah dan tips menyesuaikan gaya supaya tidak lagi bingung saat menentukan tampilan sehari-hari.