Jon E8
Member
Sejak kerja makin bergantung sama HP dan laptop, rasanya jam kerja jadi tidak ada batasnya. Bangun tidur cek notifikasi, malam sebelum tidur masih buka chat kerja. Bahkan hari libur pun kadang tetap kepikiran urusan kantor. Bukan karena tidak mau istirahat, tapi karena semuanya serba online dan gampang diakses.
Di kondisi seperti ini, wajar kalau banyak yang mulai ngerasa work life balance itu makin sulit dijaga. Tanpa sadar, kebiasaan kecil seperti selalu siaga balas pesan atau merasa tidak enak kalau offline justru bikin waktu pribadi pelan-pelan terkikis.
Beberapa waktu lalu aku nemu bahasan menarik soal ini yang cukup relate sama kondisi sekarang. Pembahasannya fokus ke realita kerja di era digital, mulai dari tuntutan untuk selalu online sampai efeknya ke keseharian, tanpa kesan menggurui atau terlalu teoritis.
Kalau menurut kalian sendiri gimana? Masih bisa atur batas antara kerja dan hidup pribadi, atau justru ngerasa semuanya sudah kebaur jadi satu?
Di kondisi seperti ini, wajar kalau banyak yang mulai ngerasa work life balance itu makin sulit dijaga. Tanpa sadar, kebiasaan kecil seperti selalu siaga balas pesan atau merasa tidak enak kalau offline justru bikin waktu pribadi pelan-pelan terkikis.
Beberapa waktu lalu aku nemu bahasan menarik soal ini yang cukup relate sama kondisi sekarang. Pembahasannya fokus ke realita kerja di era digital, mulai dari tuntutan untuk selalu online sampai efeknya ke keseharian, tanpa kesan menggurui atau terlalu teoritis.
Kalau menurut kalian sendiri gimana? Masih bisa atur batas antara kerja dan hidup pribadi, atau justru ngerasa semuanya sudah kebaur jadi satu?
Attachments
-
Work Life Balance 2.jpeg (44.1 KB)
- File size
- 44.1 KB
- Download
- 1