Niacinamide Tidak Boleh Digabung dengan Apa Saja?

Jon E8

Member
Niacinamide Itu Apa dan Kenapa Banyak yang Suka?
Jangan pernah nggak penasaran kenapa niacinamide hampir selalu ada di daftar kandungan skincare favorit. Mulai dari serum, toner, sampai moisturizer, bahan ini sering disebut sebut sebagai “penyelamat kulit”.

Niacinamide adalah turunan vitamin B3 yang dikenal membantu mencerahkan kulit, menyamarkan noda, dan menjaga skin barrier tetap sehat. Banyak orang merasa kulitnya jadi lebih halus dan tidak gampang kemerahan setelah rutin pakai produk dengan kandungan ini.

Kamu mungkin juga pernah ngalamin, setelah pakai serum niacinamide beberapa minggu, wajah terlihat lebih cerah dan minyak di area T zone lebih terkontrol. Nah, karena manfaatnya banyak, sering kali kita tergoda untuk mencampurnya dengan berbagai produk lain. Tapi, apakah semuanya aman digabung? Yuk cari tahu bareng.

Niacinamide Tidak Boleh Digabung dengan Apa Saja?
Sebenarnya, niacinamide termasuk kandungan yang cukup fleksibel. Namun, ada beberapa kombinasi yang perlu diperhatikan supaya kulit tidak kaget atau iritasi.

1. Vitamin C dengan Konsentrasi Tinggi
Dulu sempat ada anggapan bahwa niacinamide tidak boleh digabung dengan vitamin C. Secara umum, keduanya bisa dipakai dalam satu rutinitas. Namun, jika vitamin C yang digunakan berkonsentrasi tinggi dan bersifat cukup kuat, kulit sensitif bisa merasa perih atau kemerahan.

Contoh nyata, kamu pakai serum vitamin C di pagi hari lalu langsung menumpuknya dengan niacinamide tanpa jeda. Kalau kulitmu sensitif, bisa muncul rasa cekit cekit atau panas ringan. Solusinya, gunakan di waktu berbeda atau beri jeda beberapa menit agar produk menyerap lebih dulu.

2. AHA dan BHA dengan Intensitas Tinggi
AHA dan BHA adalah eksfoliator yang membantu mengangkat sel kulit mati. Kombinasi dengan niacinamide sebenarnya tidak selalu dilarang, tetapi pada kulit yang belum terbiasa, bisa terasa terlalu “aktif”.

Misalnya, malam hari kamu pakai toner AHA lalu langsung pakai serum niacinamide dosis tinggi. Kalau keesokan harinya kulit terasa lebih kering atau kemerahan, itu tanda kulit butuh penyesuaian. Coba atur frekuensi, misalnya eksfoliasi hanya dua atau tiga kali seminggu.

3. Retinol Tanpa Penyesuaian
Retinol dikenal efektif untuk membantu regenerasi kulit. Namun, bahan ini juga cukup kuat. Menggabungkannya dengan niacinamide boleh saja, bahkan sering direkomendasikan karena niacinamide bisa membantu menenangkan kulit.

Masalah muncul jika keduanya dipakai dalam konsentrasi tinggi tanpa adaptasi. Kulit bisa terasa kering atau mengelupas. Jadi, penting untuk mulai dari kadar rendah dan melihat respons kulit terlebih dahulu.

Cara Aman Mengombinasikan Niacinamide
Supaya lebih nyaman, kamu bisa menerapkan prinsip sederhana. Jangan terlalu banyak bahan aktif dalam satu waktu. Kalau pagi sudah pakai vitamin C, mungkin malam fokus ke niacinamide dan moisturizer.

Selain itu, perhatikan reaksi kulit. Kalau muncul kemerahan, rasa panas, atau bruntusan kecil, hentikan dulu dan evaluasi kombinasi yang dipakai. Kadang bukan produknya yang salah, tapi layering yang terlalu cepat atau terlalu banyak.

Kamu juga bisa memberi jeda beberapa menit antar produk. Biarkan satu layer menyerap sebelum menambahkan yang lain. Cara sederhana ini sering diremehkan, padahal cukup membantu mengurangi risiko iritasi.

Kenali Kebutuhan Kulitmu Sendiri
Setiap orang punya kondisi kulit yang berbeda. Ada yang tahan dengan banyak bahan aktif sekaligus, ada juga yang lebih cocok dengan rutinitas minimalis.

Kalau kamu masih bingung tentang kombinasi kandungan skincare, terutama seputar niacinamide, kamu bisa baca penjelasan lengkapnya di artikel ini tentang niacinamide tidak boleh digabung dengan apa saja supaya makin paham cara memakainya dengan aman.

Kesimpulan
Niacinamide adalah kandungan yang serbaguna dan relatif aman untuk banyak jenis kulit. Namun, tetap perlu bijak saat mengombinasikannya dengan bahan aktif lain seperti vitamin C, AHA, BHA, atau retinol.

Daripada asal layer semua produk sekaligus, yuk pelan pelan kenali reaksi kulit kita. Skincare itu bukan soal cepat cepat dapat hasil, tapi tentang konsistensi dan memahami kebutuhan kulit sendiri. Kamu pernah coba kombinasi tertentu yang ternyata kurang cocok? Bisa jadi itu momen belajar supaya rutinitas berikutnya lebih pas dan nyaman.
 
Loading...
Top