Salicylic Acid Tidak Boleh Dicampur dengan Apa?

Jon E8

Member
Salicylic Acid Itu Apa dan Kenapa Banyak Dipakai?
Jangan pernah nggak penasaran kenapa salicylic acid sering jadi andalan untuk kulit berjerawat dan berminyak. Kandungan ini dikenal mampu membantu membersihkan pori pori dari dalam dan mengurangi minyak berlebih.

Salicylic acid termasuk golongan BHA yang bekerja dengan cara menembus pori pori dan membantu meluruhkan kotoran serta sel kulit mati yang menyumbat. Tidak heran kalau banyak toner, serum, sampai facial wash yang mengandalkan bahan ini.

Kamu mungkin pernah merasakan, setelah rutin pakai produk dengan salicylic acid, komedo lebih berkurang dan jerawat lebih cepat kempis. Tapi, meski efektif, bukan berarti bisa dicampur dengan semua bahan aktif lainnya.

Salicylic Acid Tidak Boleh Dicampur dengan Apa Saja?
Secara umum, salicylic acid cukup aman jika digunakan dengan benar. Namun ada beberapa kombinasi yang perlu diperhatikan agar kulit tidak over exfoliate atau iritasi.

1. AHA dengan Konsentrasi Tinggi
AHA dan salicylic acid sama sama berfungsi sebagai eksfoliator. Bedanya, AHA bekerja di permukaan kulit, sementara salicylic acid masuk ke dalam pori pori.

Kalau keduanya dipakai bersamaan dalam kadar tinggi, kulit bisa terasa perih, kering, bahkan mengelupas. Misalnya kamu pakai toner AHA lalu lanjut serum salicylic acid di malam yang sama. Kalau kulit belum terbiasa, efeknya bisa terlalu kuat.

Solusinya, gunakan bergantian. Misalnya AHA di malam tertentu, salicylic acid di malam lain.

2. Retinol Tanpa Adaptasi
Retinol juga termasuk bahan aktif yang cukup kuat. Menggabungkannya dengan salicylic acid bisa meningkatkan risiko iritasi, terutama untuk kulit sensitif.

Contoh yang sering terjadi, karena ingin hasil cepat, kamu pakai serum salicylic acid lalu lanjut retinol. Beberapa hari kemudian kulit terasa kering, kemerahan, atau muncul bruntusan halus.

Kalau ingin menggunakan keduanya, sebaiknya pisahkan waktu pemakaian atau gunakan di hari berbeda. Perhatikan juga kondisi kulit sebelum menambah bahan aktif baru.

3. Benzoyl Peroxide dalam Satu Waktu
Benzoyl peroxide sering digunakan untuk jerawat meradang. Jika dikombinasikan langsung dengan salicylic acid, efeknya bisa terlalu keras bagi sebagian orang.

Kulit bisa terasa lebih kering dan sensitif. Apalagi jika kamu juga jarang memakai pelembap. Jadi penting untuk menyeimbangkan dengan moisturizer yang cukup agar skin barrier tetap terjaga.

Tanda Kulit Tidak Cocok dengan Kombinasi Tertentu
Kulit biasanya memberi sinyal kalau ada yang kurang pas. Misalnya muncul rasa panas berlebihan, kemerahan, gatal, atau mengelupas tidak wajar.

Kamu pernah nggak merasa wajah seperti tertarik dan perih setelah cuci muka? Bisa jadi itu tanda terlalu banyak eksfoliasi atau kombinasi bahan aktif yang kurang tepat.

Daripada terus mencoba berbagai produk sekaligus, lebih baik fokus pada satu bahan aktif dulu. Lihat reaksinya selama beberapa minggu sebelum menambahkan yang lain.

Cara Aman Menggunakan Salicylic Acid
Gunakan sesuai kebutuhan kulit. Untuk pemula, cukup dua sampai tiga kali seminggu. Jangan lupa selalu pakai sunscreen di pagi hari, karena kulit yang sedang memakai eksfoliator lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Selain itu, pastikan tetap memakai pelembap. Banyak orang berpikir kulit berminyak tidak perlu moisturizer, padahal justru penting untuk menjaga keseimbangan.

Kalau kamu ingin tahu lebih detail tentang kombinasi yang perlu dihindari dan tips pemakaian yang lebih aman, kamu bisa baca panduan lengkap tentang salicylic acid tidak boleh dicampur dengan bahan tertentu agar rutinitas skincare kamu tetap efektif tanpa bikin kulit stres.

Kesimpulan
Salicylic acid memang efektif untuk membantu mengatasi jerawat dan komedo. Namun, penggunaannya tetap perlu bijak, terutama saat dikombinasikan dengan bahan aktif lain seperti AHA, retinol, atau benzoyl peroxide.

Yuk lebih peka dengan kondisi kulit sendiri. Tidak perlu terburu buru ingin hasil instan. Dengan pemakaian yang tepat dan konsisten, kulit bisa jadi lebih bersih dan sehat tanpa drama iritasi. Kamu sendiri sudah pernah coba kombinasi yang ternyata terlalu kuat? Bisa jadi itu pengalaman berharga untuk memahami kebutuhan kulitmu lebih baik.
 
Loading...
Top