Jon E8
Member
Facial wash sering dianggap produk paling dasar dalam perawatan wajah. Dipakai setiap hari, pagi dan malam, bahkan kadang lebih sering setelah aktivitas berat. Tapi justru karena dipakai rutin, reaksi kulit terhadap facial wash perlu benar benar diperhatikan. Pernah merasa wajah jadi aneh setelah ganti sabun cuci muka? Yuk, cari tahu bareng ciri ciri facial wash yang sebenarnya tidak cocok dengan kulitmu.
Kulit Terasa Ketarik dan Sangat Kering
Setelah cuci muka, wajah seharusnya terasa bersih dan segar. Kalau yang muncul justru rasa ketarik seperti habis ditarik karet, itu bisa jadi tanda awal yang sering diabaikan. Banyak orang mengira ini wajar karena kulit sedang bersih. Padahal, bisa jadi facial wash terlalu keras dan menghilangkan minyak alami kulit.
Contohnya, setelah cuci muka kamu buru buru pakai pelembap karena kulit terasa tidak nyaman. Kalau ini terjadi setiap kali mencuci wajah, ada kemungkinan produknya kurang sesuai.
Muncul Rasa Perih atau Panas
Rasa perih ringan yang muncul sesaat mungkin masih bisa ditoleransi. Tapi kalau setiap kali pakai facial wash wajah terasa panas, cekit cekit, atau seperti terbakar, sebaiknya jangan dianggap sepele. Ini sering terjadi pada kulit sensitif atau saat produk mengandung bahan yang terlalu kuat.
Dalam kehidupan sehari hari, kondisi ini sering muncul saat mencuci wajah setelah seharian di luar rumah. Bukannya terasa menenangkan, wajah justru terasa semakin tidak nyaman.
Kulit Jadi Kemerahan Lebih Lama dari Biasanya
Kemerahan setelah cuci muka kadang muncul karena gesekan tangan atau air. Namun, jika kemerahan bertahan lama dan sering terjadi setiap pemakaian, itu bisa menjadi sinyal bahwa kulit sedang bereaksi.
Misalnya, bagian pipi atau sekitar hidung terlihat merah dan tidak cepat mereda. Ini bukan soal kulit capek, tapi bisa jadi tanda bahwa facial wash tidak sejalan dengan kondisi kulitmu.
Timbul Bruntusan atau Jerawat Kecil
Ironisnya, produk yang tujuannya membersihkan justru bisa memicu masalah baru. Bruntusan halus atau jerawat kecil yang muncul setelah ganti facial wash sering dianggap sebagai proses adaptasi. Padahal, jika terus muncul dan tidak membaik, kemungkinan besar kulitmu sedang menolak produk tersebut.
Banyak yang mengalaminya di area dahi atau pipi, terutama setelah satu sampai dua minggu pemakaian rutin.
Produksi Minyak Jadi Lebih Berlebihan
Kulit berminyak memang punya tantangan sendiri. Namun, jika setelah memakai facial wash tertentu wajah terasa semakin berminyak dalam waktu singkat, ini juga bisa jadi tanda tidak cocok. Saat kulit terlalu kering akibat pembersih yang keras, tubuh justru memproduksi minyak lebih banyak sebagai bentuk perlindungan.
Hasilnya, wajah cepat mengilap meski baru saja dicuci.
Cara Menyikapi Jika Mengalami Tanda Tanda Ini
Saat muncul satu atau beberapa ciri di atas, langkah paling aman adalah menghentikan pemakaian sementara. Biarkan kulit beristirahat dan kembali ke kondisi normal. Setelah itu, pilih facial wash dengan formula yang lebih lembut dan sesuai dengan tipe kulit.
Mengenali sinyal dari kulit sebenarnya membantu kita lebih bijak dalam memilih produk. Kalau kamu ingin penjelasan yang lebih detail dan contoh ciri lainnya, kamu bisa baca artikel ini tentang ciri ciri tidak cocok facial wash yang harus diwaspadai. Siapa tahu, pengalaman yang kamu alami selama ini ternyata jawabannya ada di sana.
Kulit Terasa Ketarik dan Sangat Kering
Setelah cuci muka, wajah seharusnya terasa bersih dan segar. Kalau yang muncul justru rasa ketarik seperti habis ditarik karet, itu bisa jadi tanda awal yang sering diabaikan. Banyak orang mengira ini wajar karena kulit sedang bersih. Padahal, bisa jadi facial wash terlalu keras dan menghilangkan minyak alami kulit.
Contohnya, setelah cuci muka kamu buru buru pakai pelembap karena kulit terasa tidak nyaman. Kalau ini terjadi setiap kali mencuci wajah, ada kemungkinan produknya kurang sesuai.
Muncul Rasa Perih atau Panas
Rasa perih ringan yang muncul sesaat mungkin masih bisa ditoleransi. Tapi kalau setiap kali pakai facial wash wajah terasa panas, cekit cekit, atau seperti terbakar, sebaiknya jangan dianggap sepele. Ini sering terjadi pada kulit sensitif atau saat produk mengandung bahan yang terlalu kuat.
Dalam kehidupan sehari hari, kondisi ini sering muncul saat mencuci wajah setelah seharian di luar rumah. Bukannya terasa menenangkan, wajah justru terasa semakin tidak nyaman.
Kulit Jadi Kemerahan Lebih Lama dari Biasanya
Kemerahan setelah cuci muka kadang muncul karena gesekan tangan atau air. Namun, jika kemerahan bertahan lama dan sering terjadi setiap pemakaian, itu bisa menjadi sinyal bahwa kulit sedang bereaksi.
Misalnya, bagian pipi atau sekitar hidung terlihat merah dan tidak cepat mereda. Ini bukan soal kulit capek, tapi bisa jadi tanda bahwa facial wash tidak sejalan dengan kondisi kulitmu.
Timbul Bruntusan atau Jerawat Kecil
Ironisnya, produk yang tujuannya membersihkan justru bisa memicu masalah baru. Bruntusan halus atau jerawat kecil yang muncul setelah ganti facial wash sering dianggap sebagai proses adaptasi. Padahal, jika terus muncul dan tidak membaik, kemungkinan besar kulitmu sedang menolak produk tersebut.
Banyak yang mengalaminya di area dahi atau pipi, terutama setelah satu sampai dua minggu pemakaian rutin.
Produksi Minyak Jadi Lebih Berlebihan
Kulit berminyak memang punya tantangan sendiri. Namun, jika setelah memakai facial wash tertentu wajah terasa semakin berminyak dalam waktu singkat, ini juga bisa jadi tanda tidak cocok. Saat kulit terlalu kering akibat pembersih yang keras, tubuh justru memproduksi minyak lebih banyak sebagai bentuk perlindungan.
Hasilnya, wajah cepat mengilap meski baru saja dicuci.
Cara Menyikapi Jika Mengalami Tanda Tanda Ini
Saat muncul satu atau beberapa ciri di atas, langkah paling aman adalah menghentikan pemakaian sementara. Biarkan kulit beristirahat dan kembali ke kondisi normal. Setelah itu, pilih facial wash dengan formula yang lebih lembut dan sesuai dengan tipe kulit.
Mengenali sinyal dari kulit sebenarnya membantu kita lebih bijak dalam memilih produk. Kalau kamu ingin penjelasan yang lebih detail dan contoh ciri lainnya, kamu bisa baca artikel ini tentang ciri ciri tidak cocok facial wash yang harus diwaspadai. Siapa tahu, pengalaman yang kamu alami selama ini ternyata jawabannya ada di sana.