Cleanser vs Facial Wash, Jangan Sampai Salah Pilih untuk Rutinitas Harian

Jon E8

Member
Kenapa Banyak Orang Masih Tertukar?
Di dunia skincare, istilah cleanser dan facial wash sering dipakai bergantian. Padahal, keduanya tidak selalu sama. Banyak yang merasa sudah rutin cuci muka setiap hari, tapi kulit masih terasa kurang bersih atau justru jadi kering.

Dalam keseharian, ini sering terjadi. Misalnya setelah seharian bekerja di luar ruangan, pakai sunscreen, kena debu jalanan, lalu malamnya hanya cuci muka sekali dengan sabun berbusa. Hasilnya, wajah memang terasa segar, tapi kadang muncul komedo atau jerawat kecil beberapa hari kemudian.

Di titik ini, kita mulai bertanya-tanya. Sebenarnya cleanser dan facial wash itu beda tidak sih? Yuk cari tahu bareng supaya tidak salah langkah.

Apa Itu Cleanser?
Secara sederhana, cleanser adalah produk pembersih wajah yang berfungsi mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup dari permukaan kulit. Bentuknya bisa bermacam-macam, seperti cleansing milk, cleansing balm, atau micellar water.

Cleanser biasanya digunakan sebagai tahap pertama dalam proses pembersihan, terutama kalau kamu memakai makeup atau sunscreen cukup tebal. Fungsinya lebih ke meluruhkan kotoran yang menempel di lapisan luar kulit.

Bayangkan seperti membersihkan panci berminyak. Kamu biasanya tidak langsung menyiram dengan air saja, tapi perlu sabun khusus untuk meluruhkan lemaknya dulu. Cleanser bekerja dengan cara yang mirip, membantu melonggarkan dan mengangkat sisa produk di wajah sebelum dibilas atau dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Lalu Facial Wash Itu Apa?
Facial wash adalah sabun wajah yang umumnya berbentuk gel, cream, atau foam dan digunakan dengan air. Produk ini membantu membersihkan sisa kotoran yang mungkin masih tertinggal setelah tahap pertama, sekaligus memberikan sensasi segar.

Banyak orang menggunakan facial wash setiap pagi dan malam karena terasa praktis. Setelah bangun tidur, kita biasanya tidak memakai makeup, jadi cukup facial wash untuk membersihkan minyak alami yang keluar saat tidur.

Kalau diibaratkan, cleanser seperti tahap membersihkan debu tebal, sedangkan facial wash membantu memastikan permukaan benar-benar bersih dan nyaman.

Apakah Harus Pakai Keduanya?
Jawabannya tergantung kebutuhan kulit dan aktivitas harianmu.

Kalau kamu sering beraktivitas di luar, naik motor, terpapar polusi, atau memakai makeup hampir setiap hari, metode dua tahap pembersihan bisa membantu. Artinya, kamu pakai cleanser dulu, lalu lanjut facial wash.

Namun kalau aktivitasmu lebih banyak di dalam ruangan dan hanya memakai sunscreen ringan, facial wash yang lembut mungkin sudah cukup.

Contoh yang dekat dengan keseharian, saat akhir pekan kamu hanya di rumah tanpa makeup. Rasanya kurang efisien kalau tetap melakukan dua tahap pembersihan. Tapi saat ada acara dan kamu memakai foundation serta sunscreen tebal, satu kali cuci muka saja sering kali belum cukup.

Kenali Reaksi Kulitmu Sendiri
Hal penting yang sering terlupakan adalah memperhatikan reaksi kulit setelah mencuci wajah. Kalau kulit terasa ketarik, kering, atau perih, bisa jadi produk yang digunakan terlalu keras. Sebaliknya, kalau masih terasa licin seperti ada sisa produk, mungkin proses pembersihannya belum optimal.

Setiap orang punya jenis kulit yang berbeda. Ada yang cenderung berminyak, ada yang kering, dan ada yang kombinasi. Jadi tidak ada satu aturan mutlak yang berlaku untuk semua orang.

Yang terpenting adalah memahami fungsi masing-masing produk dan menyesuaikannya dengan kondisi kulitmu.

Kalau kamu ingin penjelasan yang lebih detail dan perbandingan yang lebih jelas, kamu bisa baca ulasan lengkap tentang perbedaan cleanser dan facial wash yang sering bikin bingung supaya makin yakin saat memilih produk.

Yuk Lebih Cermat dalam Memilih
Merawat kulit tidak selalu harus rumit. Dengan memahami perbedaan cleanser dan facial wash, kamu bisa menyusun rutinitas yang lebih tepat dan efisien.

Coba cek lagi produk yang kamu pakai sekarang. Apakah sudah sesuai dengan kebutuhan aktivitas dan jenis kulitmu? Dengan langkah yang sederhana tapi tepat, hasilnya bisa terasa dalam jangka panjang.

Yuk mulai lebih sadar dengan rutinitas kecil ini, karena kulit yang bersih dengan cara yang benar adalah dasar dari skincare yang sehat.
 
Loading...
Top