Jon E8
Member
Pernah Ngerasa Foundation Saja Belum Cukup?
Kamu pernah nggak, sudah pakai foundation tapi bekas jerawat masih kelihatan? Atau area bawah mata tetap terlihat gelap walau sudah ditutup bedak? Di titik itu biasanya kita mulai bertanya, sebenarnya concealer itu sepenting apa sih?
Banyak orang mengira concealer hanya tambahan. Padahal, dalam banyak situasi, produk ini justru jadi penyelamat tampilan makeup supaya terlihat lebih rapi dan segar.
Yuk, kita bahas bareng dengan santai.
Sebenarnya Concealer untuk Apa?
Secara sederhana, concealer berfungsi untuk menutupi area tertentu yang ingin kita samarkan. Misalnya lingkaran hitam di bawah mata, kemerahan di sekitar hidung, atau bekas jerawat yang masih aktif.
Bedanya dengan foundation, concealer biasanya punya tekstur dan tingkat coverage yang lebih tinggi. Jadi bukan dipakai ke seluruh wajah, tapi fokus di titik-titik tertentu saja.
Contoh nyata, saat kamu kurang tidur karena deadline kerja, area bawah mata biasanya terlihat lebih gelap. Foundation mungkin bisa sedikit membantu, tapi concealer bisa memberi efek lebih cerah dan segar hanya dalam beberapa tap.
Cara Pakai yang Bikin Hasilnya Natural
Kadang yang bikin ragu pakai concealer adalah takut terlihat terlalu tebal atau retak. Padahal kuncinya ada di cara aplikasi.
Coba gunakan sedikit dulu, lalu tap pelan dengan jari atau sponge. Hindari langsung menggeser terlalu keras karena bisa membuat produk bergeser dan tidak rata.
Untuk bawah mata, pilih warna yang sedikit lebih cerah dari warna kulit agar memberi efek segar. Untuk menutup bekas jerawat, pilih warna yang mendekati warna kulit supaya hasilnya lebih menyatu.
Kamu juga bisa mengunci hasilnya dengan sedikit bedak tipis agar lebih tahan lama, terutama kalau aktivitasmu padat seharian.
Perlu Dipakai Setiap Hari?
Tidak selalu. Kalau kondisi kulit sedang bagus dan tidak ada area yang ingin disamarkan, foundation tipis atau bahkan hanya sunscreen berwarna sudah cukup.
Tapi di momen tertentu seperti meeting penting, acara keluarga, atau presentasi di depan banyak orang, concealer bisa jadi penunjang rasa percaya diri. Kadang yang kita butuhkan bukan makeup tebal, tapi tampilan yang lebih segar dan rapi.
Yang penting, gunakan secukupnya. Makeup terbaik adalah yang membuat kita merasa nyaman, bukan yang terasa berat.
Tips Memilih Concealer yang Tepat
Beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli:
Makeup Itu Soal Strategi, Bukan Banyaknya Produk
Sering kali kita tergoda membeli banyak produk karena merasa kurang puas dengan hasil makeup. Padahal, bisa jadi kita hanya belum memahami fungsi tiap produk dengan tepat.
Concealer adalah salah satu contoh bahwa produk kecil bisa memberi dampak besar kalau digunakan dengan benar. Tidak perlu berlebihan, cukup tahu kapan dan di mana harus mengaplikasikannya.
Yuk, mulai lihat makeup sebagai alat bantu untuk menonjolkan versi terbaik diri kita. Kamu biasanya pakai concealer untuk area mana duluan?
Kamu pernah nggak, sudah pakai foundation tapi bekas jerawat masih kelihatan? Atau area bawah mata tetap terlihat gelap walau sudah ditutup bedak? Di titik itu biasanya kita mulai bertanya, sebenarnya concealer itu sepenting apa sih?
Banyak orang mengira concealer hanya tambahan. Padahal, dalam banyak situasi, produk ini justru jadi penyelamat tampilan makeup supaya terlihat lebih rapi dan segar.
Yuk, kita bahas bareng dengan santai.
Sebenarnya Concealer untuk Apa?
Secara sederhana, concealer berfungsi untuk menutupi area tertentu yang ingin kita samarkan. Misalnya lingkaran hitam di bawah mata, kemerahan di sekitar hidung, atau bekas jerawat yang masih aktif.
Bedanya dengan foundation, concealer biasanya punya tekstur dan tingkat coverage yang lebih tinggi. Jadi bukan dipakai ke seluruh wajah, tapi fokus di titik-titik tertentu saja.
Contoh nyata, saat kamu kurang tidur karena deadline kerja, area bawah mata biasanya terlihat lebih gelap. Foundation mungkin bisa sedikit membantu, tapi concealer bisa memberi efek lebih cerah dan segar hanya dalam beberapa tap.
Cara Pakai yang Bikin Hasilnya Natural
Kadang yang bikin ragu pakai concealer adalah takut terlihat terlalu tebal atau retak. Padahal kuncinya ada di cara aplikasi.
Coba gunakan sedikit dulu, lalu tap pelan dengan jari atau sponge. Hindari langsung menggeser terlalu keras karena bisa membuat produk bergeser dan tidak rata.
Untuk bawah mata, pilih warna yang sedikit lebih cerah dari warna kulit agar memberi efek segar. Untuk menutup bekas jerawat, pilih warna yang mendekati warna kulit supaya hasilnya lebih menyatu.
Kamu juga bisa mengunci hasilnya dengan sedikit bedak tipis agar lebih tahan lama, terutama kalau aktivitasmu padat seharian.
Perlu Dipakai Setiap Hari?
Tidak selalu. Kalau kondisi kulit sedang bagus dan tidak ada area yang ingin disamarkan, foundation tipis atau bahkan hanya sunscreen berwarna sudah cukup.
Tapi di momen tertentu seperti meeting penting, acara keluarga, atau presentasi di depan banyak orang, concealer bisa jadi penunjang rasa percaya diri. Kadang yang kita butuhkan bukan makeup tebal, tapi tampilan yang lebih segar dan rapi.
Yang penting, gunakan secukupnya. Makeup terbaik adalah yang membuat kita merasa nyaman, bukan yang terasa berat.
Tips Memilih Concealer yang Tepat
Beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli:
- Sesuaikan dengan jenis kulit. Kulit kering biasanya lebih cocok dengan tekstur yang creamy agar tidak terlihat pecah.
- Perhatikan shade. Coba di area rahang atau bawah mata untuk melihat kecocokannya.
- Pilih formula yang tidak terasa berat jika dipakai harian.
Makeup Itu Soal Strategi, Bukan Banyaknya Produk
Sering kali kita tergoda membeli banyak produk karena merasa kurang puas dengan hasil makeup. Padahal, bisa jadi kita hanya belum memahami fungsi tiap produk dengan tepat.
Concealer adalah salah satu contoh bahwa produk kecil bisa memberi dampak besar kalau digunakan dengan benar. Tidak perlu berlebihan, cukup tahu kapan dan di mana harus mengaplikasikannya.
Yuk, mulai lihat makeup sebagai alat bantu untuk menonjolkan versi terbaik diri kita. Kamu biasanya pakai concealer untuk area mana duluan?