Jon E8
Member
Kenapa Make Up Bisa Berubah Warna Setelah Dipakai?
Make up terlihat flawless saat baru diaplikasikan, tapi beberapa jam kemudian warnanya jadi lebih gelap dan kusam. Fenomena ini dikenal dengan istilah oksidasi make up. Kondisi ini cukup sering terjadi, terutama pada foundation dan cushion.
Secara sederhana, oksidasi terjadi ketika produk make up bereaksi dengan udara dan minyak alami di kulit. Hasilnya, warna foundation bisa berubah satu hingga dua tingkat lebih gelap dari warna awalnya.
Kalau kamu merasa shade yang tadi pagi sudah pas tiba tiba terlihat lebih cokelat atau keabu abuan di siang hari, bisa jadi itu efek oksidasi. Kamu tidak sendirian, banyak orang mengalaminya juga.
Faktor yang Membuat Make Up Cepat Oksidasi
1. Produksi Minyak Berlebih
Kulit berminyak cenderung lebih mudah membuat foundation berubah warna. Minyak alami di wajah bercampur dengan pigmen foundation, lalu teroksidasi saat terkena udara.
Contohnya, saat beraktivitas di luar ruangan atau di tempat panas, wajah mulai berkeringat dan berminyak. Beberapa jam kemudian, tampilan make up tidak lagi segar seperti saat awal dipakai.
2. Skincare yang Kurang Menyerap
Layer skincare yang terlalu tebal atau belum menyerap sempurna juga bisa memicu oksidasi. Foundation jadi sulit menempel dengan stabil dan lebih cepat berubah warna.
Misalnya, setelah memakai serum dan sunscreen, langsung menimpa dengan foundation tanpa memberi jeda. Hasilnya, complexion terlihat patchy dan lebih gelap di beberapa area.
3. Salah Pilih Shade
Kadang masalahnya bukan hanya oksidasi, tapi juga pemilihan warna yang kurang tepat sejak awal. Jika shade sudah terlalu gelap, saat teroksidasi akan terlihat makin kusam.
Karena itu, penting memilih warna yang benar benar sesuai undertone kulit. Untuk kamu yang punya kulit sawo matang, referensi warna yang tepat bisa membantu menghindari tampilan abu abu atau terlalu gelap. Kamu bisa cek inspirasi lengkapnya di artikel ini tentang warna lipstik untuk kulit sawo matang supaya keseluruhan look terlihat lebih harmonis.
Cara Mencegah Oksidasi Make Up
Gunakan Primer yang Sesuai Jenis Kulit
Primer bisa membantu mengontrol minyak dan membuat foundation lebih tahan lama. Untuk kulit berminyak, pilih primer dengan efek matte. Untuk kulit kering, pilih yang memberi hidrasi ringan agar make up tidak crack.
Tunggu Skincare Menyerap Sempurna
Beri waktu sekitar 1 sampai 3 menit sebelum lanjut ke tahap complexion. Kulit yang sudah siap akan membuat foundation lebih menempel dan tidak mudah berubah warna.
Pilih Formula yang Ringan dan Oil Control
Beberapa foundation memang cenderung lebih mudah oksidasi dibanding yang lain. Biasanya produk dengan klaim long lasting dan oil control lebih stabil dipakai seharian.
Kalau memungkinkan, lakukan tes kecil di rahang lalu tunggu 15 sampai 30 menit sebelum memutuskan membeli. Dari situ kamu bisa melihat apakah warnanya berubah atau tetap konsisten.
Set dengan Bedak Secukupnya
Bedak membantu menyerap minyak berlebih. Namun jangan terlalu tebal karena bisa membuat tampilan berat dan tidak natural. Fokuskan di area T zone yang biasanya paling cepat berminyak.
Jadi, Harus Ganti Produk?
Tidak selalu. Kadang cukup dengan memperbaiki teknik dan urutan pemakaian, hasilnya sudah jauh lebih baik. Setiap kulit punya karakter yang berbeda, jadi wajar kalau perlu sedikit trial and error.
Yang penting, jangan langsung menyalahkan produk. Coba evaluasi dulu kondisi kulit, skincare yang dipakai, hingga cara aplikasi. Siapa tahu hanya butuh penyesuaian kecil.
Make up seharusnya membantu kita tampil lebih percaya diri, bukan malah bikin panik karena warna berubah. Yuk cari tahu apa yang paling cocok untuk kulit masing masing dan temukan kombinasi yang bikin kamu nyaman sepanjang hari.
Make up terlihat flawless saat baru diaplikasikan, tapi beberapa jam kemudian warnanya jadi lebih gelap dan kusam. Fenomena ini dikenal dengan istilah oksidasi make up. Kondisi ini cukup sering terjadi, terutama pada foundation dan cushion.
Secara sederhana, oksidasi terjadi ketika produk make up bereaksi dengan udara dan minyak alami di kulit. Hasilnya, warna foundation bisa berubah satu hingga dua tingkat lebih gelap dari warna awalnya.
Kalau kamu merasa shade yang tadi pagi sudah pas tiba tiba terlihat lebih cokelat atau keabu abuan di siang hari, bisa jadi itu efek oksidasi. Kamu tidak sendirian, banyak orang mengalaminya juga.
Faktor yang Membuat Make Up Cepat Oksidasi
1. Produksi Minyak Berlebih
Kulit berminyak cenderung lebih mudah membuat foundation berubah warna. Minyak alami di wajah bercampur dengan pigmen foundation, lalu teroksidasi saat terkena udara.
Contohnya, saat beraktivitas di luar ruangan atau di tempat panas, wajah mulai berkeringat dan berminyak. Beberapa jam kemudian, tampilan make up tidak lagi segar seperti saat awal dipakai.
2. Skincare yang Kurang Menyerap
Layer skincare yang terlalu tebal atau belum menyerap sempurna juga bisa memicu oksidasi. Foundation jadi sulit menempel dengan stabil dan lebih cepat berubah warna.
Misalnya, setelah memakai serum dan sunscreen, langsung menimpa dengan foundation tanpa memberi jeda. Hasilnya, complexion terlihat patchy dan lebih gelap di beberapa area.
3. Salah Pilih Shade
Kadang masalahnya bukan hanya oksidasi, tapi juga pemilihan warna yang kurang tepat sejak awal. Jika shade sudah terlalu gelap, saat teroksidasi akan terlihat makin kusam.
Karena itu, penting memilih warna yang benar benar sesuai undertone kulit. Untuk kamu yang punya kulit sawo matang, referensi warna yang tepat bisa membantu menghindari tampilan abu abu atau terlalu gelap. Kamu bisa cek inspirasi lengkapnya di artikel ini tentang warna lipstik untuk kulit sawo matang supaya keseluruhan look terlihat lebih harmonis.
Cara Mencegah Oksidasi Make Up
Gunakan Primer yang Sesuai Jenis Kulit
Primer bisa membantu mengontrol minyak dan membuat foundation lebih tahan lama. Untuk kulit berminyak, pilih primer dengan efek matte. Untuk kulit kering, pilih yang memberi hidrasi ringan agar make up tidak crack.
Tunggu Skincare Menyerap Sempurna
Beri waktu sekitar 1 sampai 3 menit sebelum lanjut ke tahap complexion. Kulit yang sudah siap akan membuat foundation lebih menempel dan tidak mudah berubah warna.
Pilih Formula yang Ringan dan Oil Control
Beberapa foundation memang cenderung lebih mudah oksidasi dibanding yang lain. Biasanya produk dengan klaim long lasting dan oil control lebih stabil dipakai seharian.
Kalau memungkinkan, lakukan tes kecil di rahang lalu tunggu 15 sampai 30 menit sebelum memutuskan membeli. Dari situ kamu bisa melihat apakah warnanya berubah atau tetap konsisten.
Set dengan Bedak Secukupnya
Bedak membantu menyerap minyak berlebih. Namun jangan terlalu tebal karena bisa membuat tampilan berat dan tidak natural. Fokuskan di area T zone yang biasanya paling cepat berminyak.
Jadi, Harus Ganti Produk?
Tidak selalu. Kadang cukup dengan memperbaiki teknik dan urutan pemakaian, hasilnya sudah jauh lebih baik. Setiap kulit punya karakter yang berbeda, jadi wajar kalau perlu sedikit trial and error.
Yang penting, jangan langsung menyalahkan produk. Coba evaluasi dulu kondisi kulit, skincare yang dipakai, hingga cara aplikasi. Siapa tahu hanya butuh penyesuaian kecil.
Make up seharusnya membantu kita tampil lebih percaya diri, bukan malah bikin panik karena warna berubah. Yuk cari tahu apa yang paling cocok untuk kulit masing masing dan temukan kombinasi yang bikin kamu nyaman sepanjang hari.