Purging Adalah Apa? Memahami Reaksi Kulit Saat Coba Skincare Baru

Jon E8

Member
Purging Adalah Fase Penyesuaian Kulit yang Sering Disalahpahami
Pernah nggak kamu baru mulai pakai skincare baru, lalu beberapa hari kemudian muncul jerawat kecil di area yang biasanya memang sering breakout? Rasanya langsung panik dan berpikir produk itu tidak cocok.

Padahal, bisa jadi itu adalah purging.

Purging adalah kondisi ketika kulit mengalami peningkatan jerawat sementara karena sedang beradaptasi dengan produk baru, terutama yang mengandung bahan aktif tertentu. Jadi bukan selalu berarti skincare tersebut “jahat” atau tidak cocok.

Yuk cari tahu bareng supaya kita tidak buru-buru menyimpulkan.

Kenapa Purging Bisa Terjadi?
Beberapa produk skincare bekerja dengan mempercepat pergantian sel kulit. Artinya, sel kulit mati yang biasanya keluar secara perlahan jadi lebih cepat terdorong ke permukaan.

Akibatnya, kotoran atau sumbatan yang sudah ada di bawah kulit muncul lebih cepat dalam bentuk jerawat kecil.

Contohnya, kamu mulai pakai serum dengan kandungan eksfoliasi ringan. Dalam satu minggu, muncul beberapa bruntusan di dagu yang memang biasanya jadi area langganan jerawat. Itu bisa jadi tanda purging.

Berbeda dengan breakout karena tidak cocok, yang biasanya muncul di area yang sebelumnya jarang bermasalah.

Bedanya Purging dan Breakout Biasa
Ini yang sering bikin bingung.

Purging biasanya:

Terjadi di area yang memang sering berjerawat
Muncul dalam beberapa minggu pertama pemakaian
Cenderung berupa jerawat kecil atau bruntusan
Akan membaik dalam waktu sekitar empat sampai enam minggu

Sementara breakout karena tidak cocok biasanya:

Muncul di area yang tidak biasa berjerawat
Disertai rasa perih atau gatal berlebihan
Semakin parah meski sudah dipakai cukup lama

Kamu pernah ngalamin kondisi seperti ini? Rasanya serba salah, mau lanjut takut makin parah, berhenti takut sebenarnya cuma proses adaptasi.

Haruskah Tetap Lanjut Pakai Produk?
Jawabannya tergantung kondisi kulit kamu.

Kalau jerawatnya ringan, muncul di area biasa, dan tidak disertai rasa perih berlebihan, kamu bisa memberi waktu pada kulit untuk beradaptasi. Tapi kalau muncul iritasi berat, rasa panas, atau jerawat meradang besar, sebaiknya hentikan pemakaian.

Kuncinya adalah observasi. Jangan langsung panik di minggu pertama, tapi juga jangan memaksakan diri jika kondisi semakin memburuk.

Tips Menghadapi Fase Purging
Supaya lebih nyaman saat melalui fase ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Pertama, gunakan produk baru secara bertahap. Tidak perlu langsung setiap hari. Misalnya dua sampai tiga kali seminggu dulu.

Kedua, jangan menambahkan terlalu banyak produk aktif sekaligus. Kulit bisa kewalahan kalau harus beradaptasi dengan banyak bahan baru dalam waktu bersamaan.

Ketiga, tetap jaga rutinitas dasar seperti membersihkan wajah dengan lembut dan menggunakan pelembap. Kulit yang terhidrasi dengan baik biasanya lebih mudah beradaptasi.

Jangan Terlalu Cepat Menyerah
Kadang kita terlalu cepat menilai hasil dalam waktu singkat. Padahal, perawatan kulit itu butuh proses.

Namun tetap penting untuk membedakan antara purging dan reaksi tidak cocok. Kalau kamu ingin penjelasan yang lebih lengkap dan detail mengenai purging adalah apa serta apa yang sebenarnya terjadi pada kulit saat mencoba skincare baru, kamu bisa baca artikel ini tentang purging adalah apa.

Yuk Lebih Kenal Reaksi Kulit Sendiri
Setiap kulit punya cerita dan respons yang berbeda. Yang cocok di orang lain belum tentu sama hasilnya di kamu.

Dengan memahami apa itu purging, kita jadi tidak mudah panik saat muncul jerawat kecil setelah mencoba produk baru. Tapi tetap bijak untuk mengenali tanda bahaya jika memang tidak cocok.

Pada akhirnya, merawat kulit bukan soal cepat atau lambat, tapi soal konsisten dan peka terhadap sinyal yang diberikan tubuh. Kamu sendiri, pernah ngalamin fase purging seperti ini?
 
Loading...
Top