Jon E8
Member
Salicylic Acid untuk Apa dan Kenapa Sering Direkomendasikan?
Kamu pernah nggak lagi asyik siap-siap berangkat kerja atau kuliah, tiba-tiba muncul jerawat di area yang paling terlihat? Rasanya langsung bikin tidak percaya diri.
Di momen seperti itu, banyak orang mulai mencari produk dengan kandungan salicylic acid. Tapi sebenarnya, salicylic acid untuk apa sih?
Salicylic acid adalah salah satu bahan aktif yang sering digunakan untuk membantu mengatasi kulit berjerawat dan pori-pori tersumbat. Cara kerjanya cukup unik karena bisa masuk ke dalam pori-pori dan membantu membersihkan minyak serta kotoran yang menumpuk.
Karena sifatnya yang fokus ke area pori, bahan ini sering jadi andalan untuk kulit berminyak dan acne prone.
Kenapa Kulit Bisa Mudah Berjerawat?
Sebelum membahas lebih jauh, yuk kita pahami dulu penyebabnya.
Kulit berjerawat biasanya dipicu oleh kombinasi produksi minyak berlebih, sel kulit mati yang menumpuk, dan bakteri. Saat pori-pori tersumbat, muncullah komedo yang bisa berkembang jadi jerawat.
Contohnya sederhana. Setelah seharian beraktivitas di luar ruangan, wajah terasa lengket dan berminyak. Kalau tidak dibersihkan dengan optimal, sisa kotoran bisa tertinggal dan menyumbat pori.
Di sinilah peran salicylic acid menjadi menarik, karena ia membantu menjaga pori tetap lebih bersih.
Manfaat Salicylic Acid dalam Rutinitas Sehari-hari
Beberapa manfaat yang sering dirasakan saat menggunakan produk dengan salicylic acid antara lain:
Membantu mengurangi komedo
Komedo hitam dan putih sering muncul di area hidung dan dagu. Salicylic acid membantu membersihkan pori sehingga tampilannya lebih bersih.
Membantu meredakan jerawat ringan
Jerawat kecil yang baru muncul biasanya lebih cepat membaik dengan bantuan bahan ini.
Membantu mengontrol minyak berlebih
Kulit jadi terasa lebih segar dan tidak terlalu licin di siang hari.
Membantu memperbaiki tekstur kulit
Dengan pori yang lebih terjaga kebersihannya, permukaan kulit bisa terasa lebih halus.
Kamu mungkin tidak langsung melihat perubahan besar dalam satu atau dua hari. Tapi dengan pemakaian rutin dan tepat, hasilnya biasanya mulai terlihat secara bertahap.
Cara Menggunakan Salicylic Acid Supaya Tidak Berlebihan
Karena termasuk bahan aktif, penggunaannya tetap perlu bijak.
Mulai dari frekuensi rendah
Coba gunakan dua sampai tiga kali seminggu dulu, terutama kalau baru pertama kali.
Perhatikan reaksi kulit
Kalau terasa sangat kering atau perih, mungkin perlu dikurangi frekuensinya.
Gunakan pelembap
Setelah memakai produk dengan salicylic acid, pastikan tetap menggunakan moisturizer agar kulit tetap seimbang.
Dan jangan lupa sunscreen di pagi hari, karena kulit yang dirawat dengan bahan aktif biasanya lebih sensitif terhadap matahari.
Siapa yang Cocok Menggunakan Salicylic Acid?
Secara umum, bahan ini cocok untuk kamu yang punya kulit berminyak, sering berkomedo, atau mudah berjerawat. Tapi untuk kulit sangat kering atau sensitif, perlu ekstra hati-hati.
Setiap orang punya kondisi kulit yang berbeda. Jadi tidak ada satu produk yang pasti cocok untuk semua.
Kalau kamu masih penasaran lebih dalam tentang salicylic acid untuk apa dan bagaimana cara memaksimalkan manfaatnya, kamu bisa baca juga penjelasan lengkapnya di artikel tentang salicylic acid untuk apa dalam perawatan kulit sehari-hari.
Yuk, Lebih Peka dengan Kebutuhan Kulitmu
Kadang kita baru sadar pentingnya perawatan saat jerawat sudah muncul dan mengganggu aktivitas. Padahal, merawat kulit itu soal kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Coba mulai lebih peka. Apakah kulitmu sering terasa sangat berminyak di siang hari? Apakah komedo sering muncul di area tertentu?
Dengan memahami fungsi bahan seperti salicylic acid, kamu jadi tidak sekadar ikut tren, tapi benar-benar tahu apa yang kamu pakai dan kenapa.
Yuk cari tahu bareng kebutuhan kulit masing-masing, supaya perawatan yang kita lakukan terasa lebih tepat dan hasilnya pun lebih maksimal.
Kamu pernah nggak lagi asyik siap-siap berangkat kerja atau kuliah, tiba-tiba muncul jerawat di area yang paling terlihat? Rasanya langsung bikin tidak percaya diri.
Di momen seperti itu, banyak orang mulai mencari produk dengan kandungan salicylic acid. Tapi sebenarnya, salicylic acid untuk apa sih?
Salicylic acid adalah salah satu bahan aktif yang sering digunakan untuk membantu mengatasi kulit berjerawat dan pori-pori tersumbat. Cara kerjanya cukup unik karena bisa masuk ke dalam pori-pori dan membantu membersihkan minyak serta kotoran yang menumpuk.
Karena sifatnya yang fokus ke area pori, bahan ini sering jadi andalan untuk kulit berminyak dan acne prone.
Kenapa Kulit Bisa Mudah Berjerawat?
Sebelum membahas lebih jauh, yuk kita pahami dulu penyebabnya.
Kulit berjerawat biasanya dipicu oleh kombinasi produksi minyak berlebih, sel kulit mati yang menumpuk, dan bakteri. Saat pori-pori tersumbat, muncullah komedo yang bisa berkembang jadi jerawat.
Contohnya sederhana. Setelah seharian beraktivitas di luar ruangan, wajah terasa lengket dan berminyak. Kalau tidak dibersihkan dengan optimal, sisa kotoran bisa tertinggal dan menyumbat pori.
Di sinilah peran salicylic acid menjadi menarik, karena ia membantu menjaga pori tetap lebih bersih.
Manfaat Salicylic Acid dalam Rutinitas Sehari-hari
Beberapa manfaat yang sering dirasakan saat menggunakan produk dengan salicylic acid antara lain:
Membantu mengurangi komedo
Komedo hitam dan putih sering muncul di area hidung dan dagu. Salicylic acid membantu membersihkan pori sehingga tampilannya lebih bersih.
Membantu meredakan jerawat ringan
Jerawat kecil yang baru muncul biasanya lebih cepat membaik dengan bantuan bahan ini.
Membantu mengontrol minyak berlebih
Kulit jadi terasa lebih segar dan tidak terlalu licin di siang hari.
Membantu memperbaiki tekstur kulit
Dengan pori yang lebih terjaga kebersihannya, permukaan kulit bisa terasa lebih halus.
Kamu mungkin tidak langsung melihat perubahan besar dalam satu atau dua hari. Tapi dengan pemakaian rutin dan tepat, hasilnya biasanya mulai terlihat secara bertahap.
Cara Menggunakan Salicylic Acid Supaya Tidak Berlebihan
Karena termasuk bahan aktif, penggunaannya tetap perlu bijak.
Mulai dari frekuensi rendah
Coba gunakan dua sampai tiga kali seminggu dulu, terutama kalau baru pertama kali.
Perhatikan reaksi kulit
Kalau terasa sangat kering atau perih, mungkin perlu dikurangi frekuensinya.
Gunakan pelembap
Setelah memakai produk dengan salicylic acid, pastikan tetap menggunakan moisturizer agar kulit tetap seimbang.
Dan jangan lupa sunscreen di pagi hari, karena kulit yang dirawat dengan bahan aktif biasanya lebih sensitif terhadap matahari.
Siapa yang Cocok Menggunakan Salicylic Acid?
Secara umum, bahan ini cocok untuk kamu yang punya kulit berminyak, sering berkomedo, atau mudah berjerawat. Tapi untuk kulit sangat kering atau sensitif, perlu ekstra hati-hati.
Setiap orang punya kondisi kulit yang berbeda. Jadi tidak ada satu produk yang pasti cocok untuk semua.
Kalau kamu masih penasaran lebih dalam tentang salicylic acid untuk apa dan bagaimana cara memaksimalkan manfaatnya, kamu bisa baca juga penjelasan lengkapnya di artikel tentang salicylic acid untuk apa dalam perawatan kulit sehari-hari.
Yuk, Lebih Peka dengan Kebutuhan Kulitmu
Kadang kita baru sadar pentingnya perawatan saat jerawat sudah muncul dan mengganggu aktivitas. Padahal, merawat kulit itu soal kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Coba mulai lebih peka. Apakah kulitmu sering terasa sangat berminyak di siang hari? Apakah komedo sering muncul di area tertentu?
Dengan memahami fungsi bahan seperti salicylic acid, kamu jadi tidak sekadar ikut tren, tapi benar-benar tahu apa yang kamu pakai dan kenapa.
Yuk cari tahu bareng kebutuhan kulit masing-masing, supaya perawatan yang kita lakukan terasa lebih tepat dan hasilnya pun lebih maksimal.