Jon E8
Member
SPF Adalah Apa Sebenarnya?
Kamu pernah nggak berdiri di depan rak sunscreen, lalu bingung melihat angka SPF 15, 30, 50 bahkan 100? Banyak yang akhirnya memilih angka paling tinggi tanpa benar-benar tahu artinya.
SPF adalah singkatan dari Sun Protection Factor. Secara sederhana, SPF menunjukkan seberapa baik sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB, yaitu sinar matahari yang bisa menyebabkan kulit terbakar dan menggelap.
Misalnya, kalau tanpa sunscreen kulitmu mulai memerah dalam 10 menit di bawah matahari, maka dengan SPF 30 secara teori kulit bisa terlindungi 30 kali lebih lama sebelum mengalami efek yang sama. Tapi tentu saja ini gambaran umum, karena faktor seperti keringat, aktivitas, dan jumlah pemakaian juga berpengaruh.
Kenapa SPF Penting Dipakai Setiap Hari?
Banyak orang mengira sunscreen hanya perlu dipakai saat ke pantai atau saat cuaca sangat terik. Padahal, sinar matahari tetap ada meskipun cuaca mendung atau kamu lebih banyak di dalam ruangan dekat jendela.
Coba ingat, kamu pernah merasa kulit wajah lebih kusam atau muncul flek kecil padahal jarang beraktivitas di luar? Bisa jadi itu karena paparan sinar matahari yang tidak disadari.
SPF membantu mengurangi risiko kulit terbakar, penuaan dini seperti garis halus, dan warna kulit yang tidak merata. Jadi bukan sekadar soal panas atau tidak panas, tapi soal perlindungan jangka panjang.
SPF 15, 30, atau 50, Pilih yang Mana?
Ini pertanyaan klasik.
SPF 15 bisa menyaring sebagian besar sinar UVB, tapi biasanya lebih cocok untuk aktivitas ringan dan paparan singkat. SPF 30 adalah pilihan yang cukup aman untuk aktivitas harian seperti bekerja, kuliah, atau berkendara. SPF 50 memberikan perlindungan lebih tinggi, terutama kalau kamu sering berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Tapi perlu diingat, perbedaan perlindungan antara SPF 30 dan SPF 50 tidak sejauh yang dibayangkan banyak orang. Yang jauh lebih penting adalah cara pakainya.
Kamu sudah pakai sunscreen setiap hari, tapi apakah jumlahnya cukup? Umumnya, wajah membutuhkan sekitar dua ruas jari sunscreen agar perlindungannya optimal. Kalau terlalu sedikit, angka SPF tinggi pun tidak akan bekerja maksimal.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pakai Sunscreen
Beberapa kebiasaan kecil ini sering terlewat:
Tidak reapply
Sunscreen sebaiknya diulang setiap dua hingga tiga jam, terutama jika banyak berkeringat atau setelah wudhu dan mencuci wajah.
Hanya pakai saat siang bolong
Padahal paparan sinar tetap ada sejak pagi.
Mengabaikan area leher dan telinga
Sering fokus di wajah saja, padahal bagian lain juga butuh perlindungan.
Kamu pernah melakukan salah satunya?
SPF dan Jenis Kulit, Apakah Berpengaruh?
Tentu saja. Kulit berminyak biasanya lebih nyaman dengan sunscreen tekstur ringan dan cepat menyerap. Kulit kering bisa memilih yang sedikit lebih melembapkan. Untuk kulit sensitif, pilih yang formulanya lebih gentle dan minim pewangi.
Intinya, selain melihat angka SPF, perhatikan juga kenyamanan saat dipakai. Sunscreen yang bagus adalah yang benar-benar kamu gunakan setiap hari, bukan yang hanya bagus di kemasan.
Kalau kamu masih sering bingung membedakan arti SPF dan cara memilihnya dengan tepat, kamu bisa baca penjelasan lengkapnya di artikel tentang SPF adalah apa sih dan bagaimana memilih sunscreen yang tepat.
Yuk, Lebih Sadar dengan Perlindungan Kulit
Merawat kulit bukan hanya soal serum atau krim mahal. Perlindungan dasar seperti sunscreen justru jadi fondasi penting.
Coba mulai dari kebiasaan kecil. Pakai sunscreen setiap pagi sebelum beraktivitas, meski hanya ke kantor atau kampus. Rasakan perbedaannya dalam beberapa minggu.
Kulit mungkin tidak langsung berubah drastis, tapi perlindungan yang konsisten hari ini bisa jadi investasi besar untuk kondisi kulit di masa depan. Yuk, lebih peduli dan tidak lagi asal pilih SPF.
Kamu pernah nggak berdiri di depan rak sunscreen, lalu bingung melihat angka SPF 15, 30, 50 bahkan 100? Banyak yang akhirnya memilih angka paling tinggi tanpa benar-benar tahu artinya.
SPF adalah singkatan dari Sun Protection Factor. Secara sederhana, SPF menunjukkan seberapa baik sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB, yaitu sinar matahari yang bisa menyebabkan kulit terbakar dan menggelap.
Misalnya, kalau tanpa sunscreen kulitmu mulai memerah dalam 10 menit di bawah matahari, maka dengan SPF 30 secara teori kulit bisa terlindungi 30 kali lebih lama sebelum mengalami efek yang sama. Tapi tentu saja ini gambaran umum, karena faktor seperti keringat, aktivitas, dan jumlah pemakaian juga berpengaruh.
Kenapa SPF Penting Dipakai Setiap Hari?
Banyak orang mengira sunscreen hanya perlu dipakai saat ke pantai atau saat cuaca sangat terik. Padahal, sinar matahari tetap ada meskipun cuaca mendung atau kamu lebih banyak di dalam ruangan dekat jendela.
Coba ingat, kamu pernah merasa kulit wajah lebih kusam atau muncul flek kecil padahal jarang beraktivitas di luar? Bisa jadi itu karena paparan sinar matahari yang tidak disadari.
SPF membantu mengurangi risiko kulit terbakar, penuaan dini seperti garis halus, dan warna kulit yang tidak merata. Jadi bukan sekadar soal panas atau tidak panas, tapi soal perlindungan jangka panjang.
SPF 15, 30, atau 50, Pilih yang Mana?
Ini pertanyaan klasik.
SPF 15 bisa menyaring sebagian besar sinar UVB, tapi biasanya lebih cocok untuk aktivitas ringan dan paparan singkat. SPF 30 adalah pilihan yang cukup aman untuk aktivitas harian seperti bekerja, kuliah, atau berkendara. SPF 50 memberikan perlindungan lebih tinggi, terutama kalau kamu sering berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Tapi perlu diingat, perbedaan perlindungan antara SPF 30 dan SPF 50 tidak sejauh yang dibayangkan banyak orang. Yang jauh lebih penting adalah cara pakainya.
Kamu sudah pakai sunscreen setiap hari, tapi apakah jumlahnya cukup? Umumnya, wajah membutuhkan sekitar dua ruas jari sunscreen agar perlindungannya optimal. Kalau terlalu sedikit, angka SPF tinggi pun tidak akan bekerja maksimal.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pakai Sunscreen
Beberapa kebiasaan kecil ini sering terlewat:
Tidak reapply
Sunscreen sebaiknya diulang setiap dua hingga tiga jam, terutama jika banyak berkeringat atau setelah wudhu dan mencuci wajah.
Hanya pakai saat siang bolong
Padahal paparan sinar tetap ada sejak pagi.
Mengabaikan area leher dan telinga
Sering fokus di wajah saja, padahal bagian lain juga butuh perlindungan.
Kamu pernah melakukan salah satunya?
SPF dan Jenis Kulit, Apakah Berpengaruh?
Tentu saja. Kulit berminyak biasanya lebih nyaman dengan sunscreen tekstur ringan dan cepat menyerap. Kulit kering bisa memilih yang sedikit lebih melembapkan. Untuk kulit sensitif, pilih yang formulanya lebih gentle dan minim pewangi.
Intinya, selain melihat angka SPF, perhatikan juga kenyamanan saat dipakai. Sunscreen yang bagus adalah yang benar-benar kamu gunakan setiap hari, bukan yang hanya bagus di kemasan.
Kalau kamu masih sering bingung membedakan arti SPF dan cara memilihnya dengan tepat, kamu bisa baca penjelasan lengkapnya di artikel tentang SPF adalah apa sih dan bagaimana memilih sunscreen yang tepat.
Yuk, Lebih Sadar dengan Perlindungan Kulit
Merawat kulit bukan hanya soal serum atau krim mahal. Perlindungan dasar seperti sunscreen justru jadi fondasi penting.
Coba mulai dari kebiasaan kecil. Pakai sunscreen setiap pagi sebelum beraktivitas, meski hanya ke kantor atau kampus. Rasakan perbedaannya dalam beberapa minggu.
Kulit mungkin tidak langsung berubah drastis, tapi perlindungan yang konsisten hari ini bisa jadi investasi besar untuk kondisi kulit di masa depan. Yuk, lebih peduli dan tidak lagi asal pilih SPF.