Serum Dipakai Kapan? Pagi, Malam, atau Dua-Duanya?

Jon E8

Member
Kenapa Waktu Pakai Serum Itu Penting?
Serum sering disebut sebagai “senjata utama” dalam skincare karena kandungannya lebih fokus dan konsentrasinya lebih tinggi dibanding produk lain. Tapi muncul pertanyaan yang cukup sering bikin bingung, sebenarnya serum dipakai kapan supaya hasilnya maksimal?

Banyak orang sudah rutin pakai serum, tapi merasa hasilnya belum terlalu kelihatan. Bisa jadi bukan produknya yang salah, melainkan waktu dan cara pakainya yang kurang tepat. Yuk cari tahu bareng supaya skincare yang sudah kamu beli benar-benar bekerja optimal.

Serum Dipakai di Pagi Hari, Boleh?
Jawabannya boleh, tergantung jenis serumnya.

Serum dengan kandungan seperti vitamin C atau niacinamide biasanya cocok dipakai pagi hari. Kandungan ini membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan mendukung perlindungan dari paparan lingkungan seperti polusi dan sinar matahari.

Contoh situasi sehari-hari. Kamu berangkat kerja naik motor atau jalan kaki di bawah matahari. Serum vitamin C yang dipakai sebelum sunscreen bisa membantu menjaga kulit tetap terlihat segar dan tidak kusam. Tentu saja tetap harus ditutup dengan sunscreen agar perlindungannya lengkap.

Kalau kamu punya kulit berminyak, serum pagi juga bisa membantu mengontrol tampilan kilap berlebih sehingga makeup lebih tahan lama.

Serum Dipakai di Malam Hari, Lebih Efektif?
Banyak jenis serum memang lebih optimal digunakan malam hari. Misalnya serum dengan kandungan retinol atau bahan yang membantu proses regenerasi kulit.

Di malam hari, kulit sedang dalam fase istirahat dan memperbaiki diri. Jadi, bahan aktif tertentu bisa bekerja lebih maksimal karena tidak terganggu sinar matahari atau polusi.

Bayangkan setelah seharian di kantor ber-AC, terpapar debu, dan stres pekerjaan. Malam hari adalah momen kulit “bernapas” dan memperbaiki kondisi. Serum yang tepat bisa mendukung proses ini sehingga kulit terasa lebih halus dan terlihat lebih segar keesokan paginya.

Boleh Pakai Serum Pagi dan Malam Sekaligus?
Boleh saja, asalkan kandungannya berbeda dan sesuai kebutuhan kulitmu.

Misalnya pagi pakai serum brightening yang ringan, malam pakai serum yang fokus pada perbaikan tekstur atau bekas jerawat. Kuncinya adalah memahami fungsi masing-masing produk, bukan sekadar layering banyak skincare tanpa tujuan jelas.

Kalau kamu merasa kulit jadi mudah perih atau terlalu kering setelah pakai serum dua kali sehari, mungkin frekuensinya perlu dikurangi. Setiap kulit punya toleransi yang berbeda.

Urutan Pakai Serum yang Benar
Selain waktu, urutan pemakaian juga penting. Serum biasanya dipakai setelah membersihkan wajah dan menggunakan toner, lalu dilanjutkan dengan pelembap.

Kenapa tidak langsung setelah cuci muka? Karena toner membantu menyiapkan kulit agar lebih siap menerima produk selanjutnya. Setelah serum meresap, pelembap berfungsi “mengunci” kandungan aktif agar tidak mudah menguap.

Contohnya begini. Kamu sudah invest di serum yang bagus, tapi tidak pakai pelembap setelahnya. Hasilnya bisa kurang maksimal karena kulit tidak mendapatkan perlindungan tambahan untuk menjaga kelembapan.

Jadi, Serum Dipakai Kapan yang Paling Tepat?
Jawabannya kembali ke jenis serum dan kebutuhan kulitmu.

Kalau fokusmu ingin tampilan cerah dan segar di siang hari, pakai serum yang sesuai di pagi hari. Kalau ingin memperbaiki tekstur atau membantu proses pemulihan kulit, malam hari bisa jadi pilihan terbaik. Bahkan kombinasi keduanya juga bisa dilakukan dengan strategi yang tepat.

Kalau kamu masih bingung menentukan waktu yang paling sesuai, kamu bisa baca penjelasan lengkapnya di artikel tentang serum dipakai kapan waktu yang tepat supaya kulitmu benar benar maksimal.

Intinya, skincare bukan soal banyaknya produk, tapi soal konsistensi dan pemakaian yang tepat. Yuk mulai evaluasi rutinitasmu, siapa tahu ada langkah kecil yang bisa bikin hasilnya jauh lebih optimal.
 
Loading...
Top